
Turba ke Jawa Barat:
Sukmawati Sukarno bertemu sesepuh PNI Bapak Sobandi Shachri
BANDUNG - Untuk bisa lolos verfikasi Parpol di Kemhum HAM DPP PNI Marhaenisme (DPP PNI-M) melakukan konsolidasi ke berbagai daerah. Untuk daerah Jawa Barat, DPP menurun sebuah tim yang yang dipimpin secara langsung oleh Ketua Umum DPP PNI-M Ibu DM Sukmawati Sukarno. Kunjungan ke Jawa Barat (Bandung) untuk menemui sesepuh PNI yang sampai saat ini masih konsisten dan loyal pada ajaran Marhaenisme Bung Karno. Ketua Umum yang didampingi oleh dua Wakil Sekretaris Jenderal DPP PNI-M yaitu Kalamullah dan Netty Guswinawati tersebut langsung menemui Bapak Sobandi Shachri di kediamannya jalan Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat (22/2/211). Ketika tim DPP PNI-M hadir di rumah Bapak Sobandi Shachri lanagsung disambut dengan suka cita.
"Saya terharu, Putri Bung Karno mau mampir ke kediman saya. Bagi saya ini sebuah kehormatan. Apa lagi saya tetap konsisten dengan ajaran Bung Karno," kata Bapak Sobandi Shachri penuh haru.
Suasana pun berubah menjadi akrab, hangat dan penuh kenangan. Ketua Umum DPP PNI-M merasa bangga dan haru dengan dengan loyalitas Sobandi Shachri. Masih banyak pecinta Bung Karno yang tersebar ke seluruh pelosok negeri ini.
"Pak Bandi ini pernah menjadi pengurus PNI pada era tahun 60-an, dan pada era tahun 1998 ketika menjelang Reformasi, yang kemudian diserahkan kepada generasi muda yaitu kepada Sdr. Loddy yang menjabat Ketua DPD PNI Marhaenisme Jawa Barat sampai tahun 2008," kata Ibu Sukmawati Sukarno dengan haru.
Kedua tokoh tersebut pun larut dengan pembicaraab seputar UU Parpol. Kedua tokoh itu pun mengkritisi kebijakan pemerintah mengena Partai Politik yang diterbitkan melalui Undang-Undang sangat “memberangus” budaya demokrasi Indonesia yang seharusnya tidak ada lagi “pemberangusan” demokrasi paska reformasi.
Kedua tokoh lintas generasi itu pun sepakat akan konsisten mengusung azas Marhaenisme. Sebab, satu-satunya partai politik warisan Bung Karno adalah PNI. "Kebijakan pemerintah tersebut tidaklah membuat gentar kader-kader PNI di seluruh Indonesia. Sebaliknya, mereka semakin bersemangat untuk tetap menjaga eksistensi partai warisan Bung Karno," terang putri Proklamator itu penuh semangat.
Dalam pertemuan itu, Pak Bandi siap membantu memperkenalankan kadernya untuk bergabung dengan PNI M di Jawa Barat. "PNI Jawa Barat harus bangkit. Sebab, Jawa Barat, khususnya Bandung adalah tempat dimana Bung Karno punya historis yang kuat terutama dalam melahirkan maha karyanya yaitu Marhaenisme," papar Sobandi Shachri dengan suara yang lantang namun tegas.((Kalam)
Teks: DM Sukmawati Sukarno berbincangan dengan Bapak Sobandi Shachri
"Saya terharu, Putri Bung Karno mau mampir ke kediman saya. Bagi saya ini sebuah kehormatan. Apa lagi saya tetap konsisten dengan ajaran Bung Karno," kata Bapak Sobandi Shachri penuh haru.
Suasana pun berubah menjadi akrab, hangat dan penuh kenangan. Ketua Umum DPP PNI-M merasa bangga dan haru dengan dengan loyalitas Sobandi Shachri. Masih banyak pecinta Bung Karno yang tersebar ke seluruh pelosok negeri ini.
"Pak Bandi ini pernah menjadi pengurus PNI pada era tahun 60-an, dan pada era tahun 1998 ketika menjelang Reformasi, yang kemudian diserahkan kepada generasi muda yaitu kepada Sdr. Loddy yang menjabat Ketua DPD PNI Marhaenisme Jawa Barat sampai tahun 2008," kata Ibu Sukmawati Sukarno dengan haru.
Kedua tokoh tersebut pun larut dengan pembicaraab seputar UU Parpol. Kedua tokoh itu pun mengkritisi kebijakan pemerintah mengena Partai Politik yang diterbitkan melalui Undang-Undang sangat “memberangus” budaya demokrasi Indonesia yang seharusnya tidak ada lagi “pemberangusan” demokrasi paska reformasi.
Kedua tokoh lintas generasi itu pun sepakat akan konsisten mengusung azas Marhaenisme. Sebab, satu-satunya partai politik warisan Bung Karno adalah PNI. "Kebijakan pemerintah tersebut tidaklah membuat gentar kader-kader PNI di seluruh Indonesia. Sebaliknya, mereka semakin bersemangat untuk tetap menjaga eksistensi partai warisan Bung Karno," terang putri Proklamator itu penuh semangat.
Dalam pertemuan itu, Pak Bandi siap membantu memperkenalankan kadernya untuk bergabung dengan PNI M di Jawa Barat. "PNI Jawa Barat harus bangkit. Sebab, Jawa Barat, khususnya Bandung adalah tempat dimana Bung Karno punya historis yang kuat terutama dalam melahirkan maha karyanya yaitu Marhaenisme," papar Sobandi Shachri dengan suara yang lantang namun tegas.((Kalam)
Teks: DM Sukmawati Sukarno berbincangan dengan Bapak Sobandi Shachri



